SENAM IRAMA
MATA PELAJARAN : PJOK
KELAS : IXC
MATERI : SENAM IRAMA
GURU PENGAMPU : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd
WAKTU PEMBELAJARAN : RABU 1 APRIL 2026
- Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
- Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
- Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.
Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.
Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.
Gerakan
Melangkahkan Kaki
Gerakan-gerakan
langkah kaki meliputi:
1.Jalan di Tempat Melangkah
Pelaksanaannya:
a. Hitungan 1–3 =
jalan di tempat.
b. Hitungan 4 =
langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.
c. Hitungan 5–7 =
jalan di tempat.
d. Hitungan 8 =
langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.
Lakukan gerakan-gerakan
jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan
serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.
2.Langkah Biasa
Pelaksanaannya:
a. Sikap awal
berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.
b. Hitungan 1–2 =
Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan
tumpuan di atas ujung kaki.
c. Hitungan 3–4 =
Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat
dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan
pemindahan berat badan.
Gerakan Mengayun
Lengan
1. Mengayun Satu Lengan
Mengayun tangan ke atas
Pelaksanaannya:
a. Berdiri tegak
kedua tangan di samping badan.
b. Hitungan 1–2 =
Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap
c. Hitungan 3–4 =
Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.
d. Lakukan gerakan
ini bergantian 2×8 hitungan.
Mengayun tangan ke samping
Pelaksanaannya:
a. Berdiri kedua
kaki dibuka selebar bahu.
b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.
c. Hitungan 1–2 =
Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.
d. Hitungan 3–4 =
Kembali tangan kiri ditekuk.
e. Hitungan 5–6 =
Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan
f. Hitungan 7–8 =
Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.
g. Lakukan gerakan
ini bergantian 2×8 hitungan.
2. Mengayun Dua Lengan
Mengayun kedua lengan ke atas
Pelaksanaannya:
a. Berdiri, kedua
kaki dibuka selebar bahu.
b. Kedua tangan di
samping badan.
c. Hitungan 1–3 =
Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.
d. Hitungan 4 =
Kembali ke sikap awal.
e. Hitungan 5–7 =
Ayun lagi kedua lengan ke atas.
f. Hitungan 8 =
Kembali ke sikap awal.
g. Lakukan
berulang-ulang 2×8 hitungan.
Ayunan kedua lengan ke samping
Pelaksanaannya:
a. Berdiri.
b. Kedua tangan diluruskan
ke depan.
c. Hitungan 1–3 =
Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.
d. Hitungan 4 =
Kedua tangan kembali ke posisi semula.
e. Hitungan 5–7 =
Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.
f. Hitungan 8 =
Kedua tangan kembali ke posisi semula.
g. Lakukan gerakan
mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.
Melangkah dan
Mengayun
Gerakan ini
merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang
diiringi irama.
Tujuannya:
1. Merangkaikan
gerakan secara harmonis.
2. Menampilkan
gerakan yang indah.
Gerakan melangkah
dan mengayun terdiri atas:
1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas
Pelaksanaannya:
a.
Sikap
aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.
b.
Hitungan
1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua
tangan ke belakang 3× hitungan.
c.
Hitungan 4
= Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping
badan.
d.
Hitungan
5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan
ke atas belakang 3× hitungan.
e.
Hitungan 8
= Kembali ke sikap semula.
f.
Lakukan
bergantian 2×8 hitungan.
2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping
Pelaksanaannya:
a.Berdiri tegak,
kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.
b.Hitungan 1–2 =
Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah.
c.Hitungan 3–4 =
Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.
d.Hitungan 5–6 =
Kaki kanan mundur dua langkah.
e.Hitungan 7–8 =
Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.
f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.
Evaluasi
Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok







