Rabu, 01 April 2026

    SENAM IRAMA                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

MATERI                                         : SENAM IRAMA

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 1 APRIL 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
  2. Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
  3. Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.

Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

Gerakan Melangkahkan Kaki

Gerakan-gerakan langkah kaki meliputi:

1.Jalan di Tempat Melangkah

Pelaksanaannya:

a. Hitungan 1–3 = jalan di tempat.

b. Hitungan 4 = langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.

c. Hitungan 5–7 = jalan di tempat.

d. Hitungan 8 = langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.

Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

 

2.Langkah Biasa

Pelaksanaannya:

a. Sikap awal berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.

b. Hitungan 1–2 = Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki.

c. Hitungan 3–4 = Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan pemindahan berat badan.

 

 

Gerakan Mengayun Lengan

1. Mengayun Satu Lengan

Mengayun tangan ke atas

Pelaksanaannya:

a. Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.

b. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap

c. Hitungan 3–4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.

d. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

Mengayun tangan ke samping


Pelaksanaannya:

a. Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.

c. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.

d. Hitungan 3–4 = Kembali tangan kiri ditekuk.

e. Hitungan 5–6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan

f. Hitungan 7–8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.

g. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

 

2. Mengayun Dua Lengan

Mengayun kedua lengan ke atas


Pelaksanaannya:

a. Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan di samping badan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.

e. Hitungan 5–7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.

f. Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.

g. Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

 

Ayunan kedua lengan ke samping

Pelaksanaannya:

a. Berdiri.

b. Kedua tangan diluruskan ke depan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

e. Hitungan 5–7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.

f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

 

Melangkah dan Mengayun

Gerakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama.

Tujuannya:

1. Merangkaikan gerakan secara harmonis.

2. Menampilkan gerakan yang indah. 

 

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

Pelaksanaannya:

a.       Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.

b.      Hitungan 1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua tangan ke belakang 3× hitungan.

c.       Hitungan 4 = Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.

d.      Hitungan 5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3× hitungan.

e.      Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.

f.        Lakukan bergantian 2×8 hitungan.




2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:

a.Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.

b.Hitungan 1–2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah. 

c.Hitungan 3–4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.

d.Hitungan 5–6 = Kaki kanan mundur dua langkah.

e.Hitungan 7–8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.

f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.


Evaluasi

Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok


Referensi
https://www.scribd.com/document/726092085/modul-ajar-senam-irama-kelas-7-sem2

https://youtu.be/F4H185V6Psc?si=qq4kNt-z98mpEm4X

Rabu, 11 Maret 2026

   KEBUGARAN JASMANI                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

MATERI                                         : KEBUGARAN JASMANI

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 11 MARET 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Peserta didik mampu memahami aktivitas kebugaran jasmani terkait kesehatan sesuai potensi peserta didik;
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi peserta didik;
  3. Peserta didik mampu menganalisis prosedur aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas peserta didik;
  4. Peserta didik mampu menyusun konsep aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik;
  5. Peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi yang dimiliki; dan
  6.  Peserta didik mampu menunjukkan sikap berahlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong-royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Maksudnya masih punya tenaga cadangan dan selalu bersemangat untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Faktor yang memengaruhi kebugaran seseorang yakni makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur dan pola istirahat yang cukup. 

Komponen Kebugaran Jasmani

Kekuatan “Strength” 
Kekuatan adalah kemampuan otot saat menerima beban ketika melakukan aktivitas. Kekuatan otot, baik otot lengan atau otot kaki, dapat diperoleh dari latihan yang terus menerus dengan beban berat dan frekuensi sedikit.

Daya Tahan “Endurance” 

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien. Berbeda dengan latihan kekuatan, daya tahan dapat dilatih dengan beban yang tidak terlalu berat. Frekuensi juga lebih lama dan dalam durasi waktu yang panjang pula.


Daya Otot “Muscular Power” 

Pengertian dari daya otot adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kekuatan maksimum yang dikeluarkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, hal ini dapat dihubungkan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energi. Daya otot bisa juga disebut dengan daya ledak otot atau explosive power


Kecepatan “Speed” 
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan secara kontinu atau terus-menerus dalam bentuk yang sama dengan waktu yang singkat. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga lari pendek dengan jarak 100 dan 200 meter.

Daya Lentur “Flexibility”
Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktivitas kerja secara efektif dan efisiens dengan cara penguluran tubuh yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, orang tersebut akan dapat terhindar dari cedera.

Kelincahan “Agility” 
Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi pada area tertentu dengan cepat.

Koordinasi “Coordination”
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.

Keseimbangan “Balance” 
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan dapat dimunculkan dengan baik dan benar. Senam merupakan satu di antara cabang olahraga yang sangat mengandalkan keseimbangan.

Ketepatan “Accuracy” 
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap suatu sasaran. Beberapa contoh olahraga yang membutuhkan keakuratan, antara lain memanah, bowling, sepak bola, dan basket.

Reaksi “Reaction”
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi rangsangan yang ditangkap oleh indra. Satu di antara latihan yang dapat meningkatkan reaksi adalah olahraga tangkap bola.

Buatlah rangkaian kegiatan kebugaran jasmani dirumah selama bulan ramadhan!


Evaluasi
Pelajari lebih seksama lagi tentang kebugaran jasmani.
Perhatikan komponen-komponen kebugaran jasmani
Buat program singkat tentang kebugaran jasmani versi kalian

Referensi
https://www.bola.com/ragam/read/4376849/10-komponen-kebugaran-jasmani-beserta-penjelasannya-yang-perlu-diketahui

https://www.alodokter.com/10-komponen-kebugaran-jasmani-dan-cara-meningkatkannya

https://youtu.be/seS0Rv4C7ak?si=3SOlSzf-C5bWeqwv

Senin, 02 Maret 2026

 KISI KISI LATIHAN UJIAN SEKOLAH                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IX A-D

FASE                                               : D

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : SENIN - JUMAT, 2 - 6 MARET 2026


Asslamualaikum Wr Wb
Soleh solehah spalga hebat jangan lupa pelajari dengan seksama kisi kisi latihan ujian sekolah TP 2025/2026
Semoga mendapatkan hasil terbaik. Semangat








Rabu, 25 Februari 2026

  KEBUGARAN JASMANI                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

FASE                                               : D

ELEMEN                                        : KETERAMPILAN GERAK

PERTEMUAN                                : Ke 4 (Empat)

MATERI                                         : KEBUGARAN JASMANI

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 4 MARET 2026


Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, serta dapat menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik mampu memahami aktivitas kebugaran jasmani terkait kesehatan sesuai potensi peserta didik;
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi peserta didik;
  3. Peserta didik mampu menganalisis prosedur aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas peserta didik;
  4. Peserta didik mampu menyusun konsep aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik;
  5. Peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi yang dimiliki; dan
  6.  Peserta didik mampu menunjukkan sikap berahlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong-royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Maksudnya masih punya tenaga cadangan dan selalu bersemangat untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Faktor yang memengaruhi kebugaran seseorang yakni makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur dan pola istirahat yang cukup. 

Komponen Kebugaran Jasmani

Kekuatan “Strength” 
Kekuatan adalah kemampuan otot saat menerima beban ketika melakukan aktivitas. Kekuatan otot, baik otot lengan atau otot kaki, dapat diperoleh dari latihan yang terus menerus dengan beban berat dan frekuensi sedikit.

Daya Tahan “Endurance” 

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien. Berbeda dengan latihan kekuatan, daya tahan dapat dilatih dengan beban yang tidak terlalu berat. Frekuensi juga lebih lama dan dalam durasi waktu yang panjang pula.


Daya Otot “Muscular Power” 

Pengertian dari daya otot adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kekuatan maksimum yang dikeluarkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, hal ini dapat dihubungkan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energi. Daya otot bisa juga disebut dengan daya ledak otot atau explosive power


Kecepatan “Speed” 
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan secara kontinu atau terus-menerus dalam bentuk yang sama dengan waktu yang singkat. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga lari pendek dengan jarak 100 dan 200 meter.

Daya Lentur “Flexibility”
Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktivitas kerja secara efektif dan efisiens dengan cara penguluran tubuh yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, orang tersebut akan dapat terhindar dari cedera.

Kelincahan “Agility” 
Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi pada area tertentu dengan cepat.

Koordinasi “Coordination”
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.

Keseimbangan “Balance” 
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan dapat dimunculkan dengan baik dan benar. Senam merupakan satu di antara cabang olahraga yang sangat mengandalkan keseimbangan.

Ketepatan “Accuracy” 
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap suatu sasaran. Beberapa contoh olahraga yang membutuhkan keakuratan, antara lain memanah, bowling, sepak bola, dan basket.

Reaksi “Reaction”
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi rangsangan yang ditangkap oleh indra. Satu di antara latihan yang dapat meningkatkan reaksi adalah olahraga tangkap bola.






Evaluasi
Pelajari lebih seksama lagi tentang kebugaran jasmani.
Perhatikan komponen-komponen kebugaran jasmani
Buat program singkat tentang kebugaran jasmani versi kalian

Kesimpulan
Alhamdulillah pertemuan pada hari ini telah selesai
Bapak harap yang dipelajari hari ini bisa kalian terapkan dirumah
Terimakasih

Referensi
https://www.bola.com/ragam/read/4376849/10-komponen-kebugaran-jasmani-beserta-penjelasannya-yang-perlu-diketahui

https://www.alodokter.com/10-komponen-kebugaran-jasmani-dan-cara-meningkatkannya

https://youtu.be/seS0Rv4C7ak?si=3SOlSzf-C5bWeqwv

 KEBUGARAN JASMANI                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

FASE                                               : D

ELEMEN                                        : KETERAMPILAN GERAK

PERTEMUAN                                : Ke 3 (Tiga)

MATERI                                         : KEBUGARAN JASMANI

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 25 FEBRUARI 2026


Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, serta dapat menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik mampu memahami aktivitas kebugaran jasmani terkait kesehatan sesuai potensi peserta didik;
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi peserta didik;
  3. Peserta didik mampu menganalisis prosedur aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas peserta didik;
  4. Peserta didik mampu menyusun konsep aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik;
  5. Peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi yang dimiliki; dan
  6.  Peserta didik mampu menunjukkan sikap berahlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong-royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Maksudnya masih punya tenaga cadangan dan selalu bersemangat untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Faktor yang memengaruhi kebugaran seseorang yakni makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur dan pola istirahat yang cukup. 

Komponen Kebugaran Jasmani

Kekuatan “Strength” 
Kekuatan adalah kemampuan otot saat menerima beban ketika melakukan aktivitas. Kekuatan otot, baik otot lengan atau otot kaki, dapat diperoleh dari latihan yang terus menerus dengan beban berat dan frekuensi sedikit.

Daya Tahan “Endurance” 

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien. Berbeda dengan latihan kekuatan, daya tahan dapat dilatih dengan beban yang tidak terlalu berat. Frekuensi juga lebih lama dan dalam durasi waktu yang panjang pula.


Daya Otot “Muscular Power” 

Pengertian dari daya otot adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kekuatan maksimum yang dikeluarkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, hal ini dapat dihubungkan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energi. Daya otot bisa juga disebut dengan daya ledak otot atau explosive power


Kecepatan “Speed” 
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan secara kontinu atau terus-menerus dalam bentuk yang sama dengan waktu yang singkat. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga lari pendek dengan jarak 100 dan 200 meter.

Daya Lentur “Flexibility”
Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktivitas kerja secara efektif dan efisiens dengan cara penguluran tubuh yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, orang tersebut akan dapat terhindar dari cedera.

Kelincahan “Agility” 
Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi pada area tertentu dengan cepat.

Koordinasi “Coordination”
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.

Keseimbangan “Balance” 
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan dapat dimunculkan dengan baik dan benar. Senam merupakan satu di antara cabang olahraga yang sangat mengandalkan keseimbangan.

Ketepatan “Accuracy” 
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap suatu sasaran. Beberapa contoh olahraga yang membutuhkan keakuratan, antara lain memanah, bowling, sepak bola, dan basket.

Reaksi “Reaction”
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi rangsangan yang ditangkap oleh indra. Satu di antara latihan yang dapat meningkatkan reaksi adalah olahraga tangkap bola.






Evaluasi
Pelajari lebih seksama lagi tentang kebugaran jasmani.
Perhatikan komponen-komponen kebugaran jasmani
Buat program singkat tentang kebugaran jasmani versi kalian

Kesimpulan
Alhamdulillah pertemuan pada hari ini telah selesai
Bapak harap yang dipelajari hari ini bisa kalian terapkan dirumah
Terimakasih

Referensi
https://www.bola.com/ragam/read/4376849/10-komponen-kebugaran-jasmani-beserta-penjelasannya-yang-perlu-diketahui

https://www.alodokter.com/10-komponen-kebugaran-jasmani-dan-cara-meningkatkannya

https://youtu.be/seS0Rv4C7ak?si=3SOlSzf-C5bWeqwv

Senin, 23 Februari 2026

 KEBUGARAN JASMANI                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXD IXA IXB

FASE                                               : D

ELEMEN                                        : KETERAMPILAN GERAK

PERTEMUAN                                : Ke 4 (Empat)

MATERI                                         : KEBUGARAN JASMANI

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : SENIN 2 MARET 2026


Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, serta dapat menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik mampu memahami aktivitas kebugaran jasmani terkait kesehatan sesuai potensi peserta didik;
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi peserta didik;
  3. Peserta didik mampu menganalisis prosedur aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas peserta didik;
  4. Peserta didik mampu menyusun konsep aktivitas gerak daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik;
  5. Peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas daya tahan aerobik, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas otot, dan komposisi tubuh sesuai potensi yang dimiliki; dan
  6.  Peserta didik mampu menunjukkan sikap berahlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong-royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Maksudnya masih punya tenaga cadangan dan selalu bersemangat untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Faktor yang memengaruhi kebugaran seseorang yakni makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur dan pola istirahat yang cukup. 

Komponen Kebugaran Jasmani

Kekuatan “Strength” 
Kekuatan adalah kemampuan otot saat menerima beban ketika melakukan aktivitas. Kekuatan otot, baik otot lengan atau otot kaki, dapat diperoleh dari latihan yang terus menerus dengan beban berat dan frekuensi sedikit.

Daya Tahan “Endurance” 

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien. Berbeda dengan latihan kekuatan, daya tahan dapat dilatih dengan beban yang tidak terlalu berat. Frekuensi juga lebih lama dan dalam durasi waktu yang panjang pula.


Daya Otot “Muscular Power” 

Pengertian dari daya otot adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kekuatan maksimum yang dikeluarkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, hal ini dapat dihubungkan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energi. Daya otot bisa juga disebut dengan daya ledak otot atau explosive power


Kecepatan “Speed” 
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan secara kontinu atau terus-menerus dalam bentuk yang sama dengan waktu yang singkat. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga lari pendek dengan jarak 100 dan 200 meter.

Daya Lentur “Flexibility”
Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktivitas kerja secara efektif dan efisiens dengan cara penguluran tubuh yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, orang tersebut akan dapat terhindar dari cedera.

Kelincahan “Agility” 
Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi pada area tertentu dengan cepat.

Koordinasi “Coordination”
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.

Keseimbangan “Balance” 
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan dapat dimunculkan dengan baik dan benar. Senam merupakan satu di antara cabang olahraga yang sangat mengandalkan keseimbangan.

Ketepatan “Accuracy” 
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap suatu sasaran. Beberapa contoh olahraga yang membutuhkan keakuratan, antara lain memanah, bowling, sepak bola, dan basket.

Reaksi “Reaction”
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi rangsangan yang ditangkap oleh indra. Satu di antara latihan yang dapat meningkatkan reaksi adalah olahraga tangkap bola.






Evaluasi
Pelajari lebih seksama lagi tentang kebugaran jasmani.
Perhatikan komponen-komponen kebugaran jasmani
Buat program singkat tentang kebugaran jasmani versi kalian

Kesimpulan
Alhamdulillah pertemuan pada hari ini telah selesai
Bapak harap yang dipelajari hari ini bisa kalian terapkan dirumah
Terimakasih

Referensi
https://www.bola.com/ragam/read/4376849/10-komponen-kebugaran-jasmani-beserta-penjelasannya-yang-perlu-diketahui

https://www.alodokter.com/10-komponen-kebugaran-jasmani-dan-cara-meningkatkannya

https://youtu.be/seS0Rv4C7ak?si=3SOlSzf-C5bWeqwv

     SENAM IRAMA                  MATA PELAJARAN                         : PJOK KELAS                                                  :  IX...