Senin, 13 Juli 2026

GURU PENGAMPU                    : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : VIII A

HARI/TANGGAL                          : SENIN 13 JULI 2026

MATERI                                         : PERMAINAN BOLA BESAR



Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil analisis keterampilan gerak spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional)

Tujuan Pembelajaran
  1. Melakukan berbagai aktivitas variasi gerak spesifik menendang/mengumpan, menghentikan, menggiring, menyundul, dan melempar bola ke lapangan, dalam permainan sepak bola secara perorangan, berpasangan atau berkelompok secara benar
  2. Menganalisis berbagai aktivitas variasi gerak spesifik menendang/mengumpan, menghentikan, menggiring, menyundul, dan melempar bola ke lapangan, dalam permainan sepak bola secara benar


Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Permainan Sepak Bola adalah permainan dalam bentuk regu, setiap regu berisi  11 orang dengan 1 orang sebagai penjaga gawang dan memiliki beberapa pemain cadangan. Permainan sepak bola ini mempunyai tujuan untuk memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan dan berusaha menjaga gawang sendiri agar tidak terjadi gol. Permainan sepak bola ini dilakukan dalam 2 babak, masing-masing dengan waktu 45 menit. Sejarah sepakbola modern dimulai di Inggris. Ketika asosiasi sepak bola didirikan pada pertemuan ke 11 perwakilan dari asosiasi sepak bola di London Tavern dari Asosiasi Sepak Bola Masonik London, Inggris. Menurut perkembangan dan kemajuan sepakbola dunia, Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Prancis. 7 negara, Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, Belgia dan Belanda, berpartisipasi dalam pertemuan yang diprakarsai oleh dua tokoh sepak bola, Henry Delaunay dan Jules Rimet. Federasi Sepak Bola Indonesia bernama PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia). 


Teknik dasar permainan sepak bola

Mengumpan (Passing)

Passing adalah Teknik mengoper atau memindahkan momentum bola dari satu pemain ke pemain lainnya dalam pertandingan sepak bola.


Menahan (Kontrol)

Teknik mengontrol dalam permainan sepak bola adalah teknik menahan/menghentikan bola agar bola dapat dikuasai dengan sempurna.

Menendang (Shooting)

Menendang bola adalah suatu gerakan yang dilakukan oleh pemain dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang atau ingin mengopernya dengan mengeluarkan kekuatan dari kaki nya.


Menggiring (Dribbling)

Gerakan membawa bola yang dilakukan dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah tim lawan dan menerobos pertahanan pemain lawan.


 

Menyundul(Heading)

Teknik heading dalam sepak bola adalah penggunaan kepala untuk mengoper bola ke kawan setim maupun mencetak gol dengan menyundul bola ke arah gawang lawan.

 





Asesmen

Peserta didik menganalisis setiap gerakan teknik dasar dalam permainan sepak bola agar dapat lebih mudah mempraktekkan dengan benar










Rabu, 29 April 2026

         SENAM IRAMA                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

MATERI                                         : SENAM IRAMA

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 29 APRIL 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
  2. Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
  3. Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.

Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

Gerakan Melangkahkan Kaki

Gerakan-gerakan langkah kaki meliputi:

1.Jalan di Tempat Melangkah

Pelaksanaannya:

a. Hitungan 1–3 = jalan di tempat.

b. Hitungan 4 = langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.

c. Hitungan 5–7 = jalan di tempat.

d. Hitungan 8 = langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.

Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

 

2.Langkah Biasa

Pelaksanaannya:

a. Sikap awal berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.

b. Hitungan 1–2 = Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki.

c. Hitungan 3–4 = Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan pemindahan berat badan.

 

 

Gerakan Mengayun Lengan

1. Mengayun Satu Lengan

Mengayun tangan ke atas

Pelaksanaannya:

a. Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.

b. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap

c. Hitungan 3–4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.

d. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

Mengayun tangan ke samping


Pelaksanaannya:

a. Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.

c. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.

d. Hitungan 3–4 = Kembali tangan kiri ditekuk.

e. Hitungan 5–6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan

f. Hitungan 7–8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.

g. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

 

2. Mengayun Dua Lengan

Mengayun kedua lengan ke atas


Pelaksanaannya:

a. Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan di samping badan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.

e. Hitungan 5–7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.

f. Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.

g. Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

 

Ayunan kedua lengan ke samping

Pelaksanaannya:

a. Berdiri.

b. Kedua tangan diluruskan ke depan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

e. Hitungan 5–7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.

f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

 

Melangkah dan Mengayun

Gerakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama.

Tujuannya:

1. Merangkaikan gerakan secara harmonis.

2. Menampilkan gerakan yang indah. 

 

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

Pelaksanaannya:

a.       Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.

b.      Hitungan 1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua tangan ke belakang 3× hitungan.

c.       Hitungan 4 = Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.

d.      Hitungan 5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3× hitungan.

e.      Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.

f.        Lakukan bergantian 2×8 hitungan.




2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:

a.Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.

b.Hitungan 1–2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah. 

c.Hitungan 3–4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.

d.Hitungan 5–6 = Kaki kanan mundur dua langkah.

e.Hitungan 7–8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.

f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.


Evaluasi

Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok


Referensi
https://www.scribd.com/document/726092085/modul-ajar-senam-irama-kelas-7-sem2

https://youtu.be/F4H185V6Psc?si=qq4kNt-z98mpEm4X

Senin, 27 April 2026

        SENAM IRAMA                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXA IXB

MATERI                                         : SENAM IRAMA

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : SENIN 27 APRIL 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
  2. Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
  3. Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.

Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

Gerakan Melangkahkan Kaki

Gerakan-gerakan langkah kaki meliputi:

1.Jalan di Tempat Melangkah

Pelaksanaannya:

a. Hitungan 1–3 = jalan di tempat.

b. Hitungan 4 = langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.

c. Hitungan 5–7 = jalan di tempat.

d. Hitungan 8 = langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.

Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

 

2.Langkah Biasa

Pelaksanaannya:

a. Sikap awal berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.

b. Hitungan 1–2 = Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki.

c. Hitungan 3–4 = Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan pemindahan berat badan.

 

 

Gerakan Mengayun Lengan

1. Mengayun Satu Lengan

Mengayun tangan ke atas

Pelaksanaannya:

a. Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.

b. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap

c. Hitungan 3–4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.

d. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

Mengayun tangan ke samping


Pelaksanaannya:

a. Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.

c. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.

d. Hitungan 3–4 = Kembali tangan kiri ditekuk.

e. Hitungan 5–6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan

f. Hitungan 7–8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.

g. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

 

2. Mengayun Dua Lengan

Mengayun kedua lengan ke atas


Pelaksanaannya:

a. Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan di samping badan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.

e. Hitungan 5–7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.

f. Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.

g. Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

 

Ayunan kedua lengan ke samping

Pelaksanaannya:

a. Berdiri.

b. Kedua tangan diluruskan ke depan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

e. Hitungan 5–7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.

f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

 

Melangkah dan Mengayun

Gerakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama.

Tujuannya:

1. Merangkaikan gerakan secara harmonis.

2. Menampilkan gerakan yang indah. 

 

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

Pelaksanaannya:

a.       Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.

b.      Hitungan 1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua tangan ke belakang 3× hitungan.

c.       Hitungan 4 = Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.

d.      Hitungan 5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3× hitungan.

e.      Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.

f.        Lakukan bergantian 2×8 hitungan.




2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:

a.Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.

b.Hitungan 1–2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah. 

c.Hitungan 3–4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.

d.Hitungan 5–6 = Kaki kanan mundur dua langkah.

e.Hitungan 7–8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.

f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.


Evaluasi

Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok


Referensi
https://www.scribd.com/document/726092085/modul-ajar-senam-irama-kelas-7-sem2

https://youtu.be/F4H185V6Psc?si=qq4kNt-z98mpEm4X

Rabu, 22 April 2026

        SENAM IRAMA                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXC

MATERI                                         : SENAM IRAMA

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : RABU 22 APRIL 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
  2. Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
  3. Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.

Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

Gerakan Melangkahkan Kaki

Gerakan-gerakan langkah kaki meliputi:

1.Jalan di Tempat Melangkah

Pelaksanaannya:

a. Hitungan 1–3 = jalan di tempat.

b. Hitungan 4 = langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.

c. Hitungan 5–7 = jalan di tempat.

d. Hitungan 8 = langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.

Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

 

2.Langkah Biasa

Pelaksanaannya:

a. Sikap awal berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.

b. Hitungan 1–2 = Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki.

c. Hitungan 3–4 = Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan pemindahan berat badan.

 

 

Gerakan Mengayun Lengan

1. Mengayun Satu Lengan

Mengayun tangan ke atas

Pelaksanaannya:

a. Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.

b. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap

c. Hitungan 3–4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.

d. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

Mengayun tangan ke samping


Pelaksanaannya:

a. Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.

c. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.

d. Hitungan 3–4 = Kembali tangan kiri ditekuk.

e. Hitungan 5–6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan

f. Hitungan 7–8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.

g. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

 

2. Mengayun Dua Lengan

Mengayun kedua lengan ke atas


Pelaksanaannya:

a. Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan di samping badan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.

e. Hitungan 5–7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.

f. Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.

g. Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

 

Ayunan kedua lengan ke samping

Pelaksanaannya:

a. Berdiri.

b. Kedua tangan diluruskan ke depan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

e. Hitungan 5–7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.

f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

 

Melangkah dan Mengayun

Gerakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama.

Tujuannya:

1. Merangkaikan gerakan secara harmonis.

2. Menampilkan gerakan yang indah. 

 

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

Pelaksanaannya:

a.       Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.

b.      Hitungan 1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua tangan ke belakang 3× hitungan.

c.       Hitungan 4 = Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.

d.      Hitungan 5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3× hitungan.

e.      Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.

f.        Lakukan bergantian 2×8 hitungan.




2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:

a.Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.

b.Hitungan 1–2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah. 

c.Hitungan 3–4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.

d.Hitungan 5–6 = Kaki kanan mundur dua langkah.

e.Hitungan 7–8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.

f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.


Evaluasi

Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok


Referensi
https://www.scribd.com/document/726092085/modul-ajar-senam-irama-kelas-7-sem2

https://youtu.be/F4H185V6Psc?si=qq4kNt-z98mpEm4X

Senin, 20 April 2026

        SENAM IRAMA                


MATA PELAJARAN                    : PJOK

KELAS                                           : IXA IXB

MATERI                                         : SENAM IRAMA

GURU PENGAMPU                      : RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN        : SENIN 20 APRIL 2026


Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
  2. Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
  3. Menganalisis variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama

Materi Pembelajaran
SIMAK dan PAHAMI materi yang ada di bawah! 

Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.

Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mudah diikuti. Tidak membutuhkan biaya yang mahal. Diiringi musik atau nyanyian. Melibatkan banyak peserta, dan Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

Gerakan Melangkahkan Kaki

Gerakan-gerakan langkah kaki meliputi:

1.Jalan di Tempat Melangkah

Pelaksanaannya:

a. Hitungan 1–3 = jalan di tempat.

b. Hitungan 4 = langkahkan kaki kanan ke kanan diikuti kaki kiri.

c. Hitungan 5–7 = jalan di tempat.

d. Hitungan 8 = langkahkan kaki kiri ke kiri diikuti kaki kanan.

Lakukan gerakan-gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

 

2.Langkah Biasa

Pelaksanaannya:

a. Sikap awal berdiri tegak, kedua tangan di pinggang.

b. Hitungan 1–2 = Langkahkan kaki kiri ke depan di muka kaki kanan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki.

c. Hitungan 3–4 = Langkahkan kaki kanan ke depan kaki kiri dan rapatkan. Tumit selalu diangkat dengan tumpuan di atas ujung kaki. Setiap langkah selalu gerakan mengeper dan pemindahan berat badan.

 

 

Gerakan Mengayun Lengan

1. Mengayun Satu Lengan

Mengayun tangan ke atas

Pelaksanaannya:

a. Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.

b. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2× hitungan, kembali ke sikap

c. Hitungan 3–4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2× hitungan, kembali ke setiap semula.

d. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

Mengayun tangan ke samping


Pelaksanaannya:

a. Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan ditekuk di depan dada.

c. Hitungan 1–2 = Ayunkan tangan kiri ke kiri 2× hitungan.

d. Hitungan 3–4 = Kembali tangan kiri ditekuk.

e. Hitungan 5–6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2× hitungan

f. Hitungan 7–8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.

g. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

 

 

2. Mengayun Dua Lengan

Mengayun kedua lengan ke atas


Pelaksanaannya:

a. Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.

b. Kedua tangan di samping badan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua lengan ke atas 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.

e. Hitungan 5–7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.

f. Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.

g. Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

 

Ayunan kedua lengan ke samping

Pelaksanaannya:

a. Berdiri.

b. Kedua tangan diluruskan ke depan.

c. Hitungan 1–3 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 3× hitungan.

d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

e. Hitungan 5–7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3× hitungan.

f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.

g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

 

Melangkah dan Mengayun

Gerakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irama.

Tujuannya:

1. Merangkaikan gerakan secara harmonis.

2. Menampilkan gerakan yang indah. 

 

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

Pelaksanaannya:

a.       Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.

b.      Hitungan 1–3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan engayun kedua tangan ke belakang 3× hitungan.

c.       Hitungan 4 = Kembali ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.

d.      Hitungan 5–7 = Kaki kanan melangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3× hitungan.

e.      Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.

f.        Lakukan bergantian 2×8 hitungan.




2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:

a.Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan ke samping badan.

b.Hitungan 1–2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua langkah. 

c.Hitungan 3–4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2× hitungan.

d.Hitungan 5–6 = Kaki kanan mundur dua langkah.

e.Hitungan 7–8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2× hitungan.

f. Lakukan bergantian 2×8 hitungan.


Evaluasi

Buat gerakan senam irama versi kalian dengan berkelompok


Referensi
https://www.scribd.com/document/726092085/modul-ajar-senam-irama-kelas-7-sem2

https://youtu.be/F4H185V6Psc?si=qq4kNt-z98mpEm4X

GURU PENGAMPU                         :  RIDHO PRADANA PUTRA, S.Pd MATA PELAJARAN                         : PJOK KELAS                      ...